↑ Return to Akademik

Perkuliahan

D. Perkuliahan

 

1.   Bobot Mata Kuliah

Bobot mata kuliah ditentukan berdasarkan nilai sks untuk kegiatan tatap muka termasuk tugas, praktikum dan kunjungan lapangan (Field Trip). Nilai satu sks untuk setiap mata kuliah ditentukan atas beban kegiatan yang meliputi keseluruhan dari macam kegiatan per minggu.

1.1.  Tatap muka

a. Untuk mahasiswa:

  • 50 menit acara tatap muka terjadwal dengan tenaga penga­jar, misalnya dalam bentuk kuliah,
  • 60 menit kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan studi yang tidak terjadwal, tetapi direncanakan oleh tenaga pengajar, misalnya pekerjaan rumah atau untuk menyelesaikan soal‑soal
  • 60 menit secara mandiri untuk mendalami, mempersiapkan atau kegiatan lain suatu tugas akademik, misalnya memba­ca buku acuan.

b. Untuk tenaga pengajar:

  • 50 menit acara tatap muka terjadwal dengan mahasiswa,
  • 60 menit acara perencanaan dan evaluasi kegiatan akade­mik terstruktur
  • 60 menit pengembangan materi kuliah.

1.2.  Praktikum

Nilai satu kredit semester untuk praktikum atau kerja di laboratorium adalah beban tugas praktikum atau kerja di laboratorium sebanyak 2 sampai 3 jam per minggu selama satu semester.

1.3.  Kunjungan lapangan

Nilai satu kredit semester untuk kunjungan lapangan adalah beban tugas di lapangan sebanyak 4 sampai 5 jam per minggu selama satu  semester.

 

2. Mata Kuliah

Mata kuliah yang ditawarkan oleh fakultas dan jurusan, mempunyai kode mata kuliah

Keterangan kode mata kuliah

Mata kuliah dengan kode:

  • PER diasuh oleh Fakultas;
  • AET diasuh oleh PS Agro-Eko Teknologi;
  • ABI diasuh oleh PS Agribisnis;
  • PTP diasuh oleh PS Teknologi Pertanian;
  • TEP diasuh oleh Program Studi Teknik Pertanian;
  • PTH diasuh oleh Program Studi Teknologi Hasil Pertanian;
  • PTK diasuh oleh Program Studi Nutrisi dan Makanan Ternak;
  • PBA diasuh oleh Program Studi Budidaya Perairan;
  • PHI diasuh oleh Program Studi Teknologi Hasil Perikanan;
  • UNI diasuh oleh Universitas Sriwijaya.

 

3.   Penawaran dan Pengambilan Mata Kuliah

Mata kuliah yang ditawarkan oleh fakultas dan jurusan, mempunyai kode khusus  dilengkapi dengan jadwal tiap semester dan sudah diumumkan paling lambat bersamaan waktunya  dengan keluarnya Kartu Hasil Studi (KHS). Pengambilan beban studi oleh mahasiswa baru, pada semester pertama, ditentukan secara paket seperti dapat dilihat pada lampiran. Beban studi mahasiswa untuk semester berikutnya ditentukan oleh kemampuan berdasarkan Indeks Prestasi (IP) yang telah dica­pai pada semester sebelumnya. Mata kuliah yang akan diambil oleh mahasiswa setiap semester didaftarkan secara online pada web unsri dan hasilnya dicetak sebagai Kartu Rencana Studi (KRS) yang akan ditandatangani oleh Dosen Pembimbing Akademik.

3.1.  Kartu Hasil Studi :

Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa Unsri untuk semester yang baru selesai ditempuh dikeluarkan oleh  Fakultas. Indeks Prestasi (IP) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dihitung dengan  rumus sebagai berikut:

IP atau IPK =

N = Nilai masing‑masing mata kuliah

K = Bobot kuliah

3.2.  Kartu Rencana Studi :

Berdasarkan IP yang telah dicapai pada semester sebe­lumnya, mahasiswa mengajukan jumlah satuan kredit yang akan diambil untuk  semester berikut adalah:

Hubungan Indeks Prestasi dengan jumlah sks yang diambil mahasiswa

Indeks Prestasi (IP)

Jumlah SKS Maksimal

> 3,0

< 24

2,50 – 2,99

< 21

2,00 – 2,49

< 18

1,50 – 1,99

< 15

< 1,50

< 12

Pengisian KRS dilakukan secara online setelah berkonsultasi dengan Penasehat Akademik (PA) dan kemudian mahasiswa mencetak dan memperbanyak KRS yang telah diisi dan secepatnya diserahkan ke dosen PA dan administrasi. Disamping memperhatikan IP, Penasehat Akademik harus mempertimbangkan jenjang mata kuliah yang seharusnya diambil oleh mahasiswa.

3.3.  Kartu Perubahan Rencana Studi

Mahasiswa diperkenankan mengubah atau memperbaiki KRS dengan mengisi Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS). Pengi­sian KPRS dapat dilakukan paling lambat dua minggu setelah awal perkuliahan (mengikuti kalender akademik yang dikeluarkan oleh Unsri). Perubahan KRS diperkenankan hanya satu kali setiap semester. Mahasiswa harus berkonsultasi dengan Penasehat Akademik atau Ketua Jurusan atau Ketua Program Stusi pengelola mata kuliah  yang akan diambilnya sebelum mengisi KPRS. KPRS harus diketahui Penasehat Akademik.  KPRS juga dilakukan secara online.

3.4.  Mata Kuliah dengan Prasyarat

Pengambilan pertama mata kuliah dengan persyaratan tidak boleh diambil pada saat yang sama dengan mata kuliah yang dipersyaratkan. Nilai yang dipersyaratkan minimal D.

 

4.   Kuliah dan Praktikum

Mahasiswa diwajibkan mengikuti kuliah, praktikum dan kegiatan akademik lain sesuai dengan mata kuliah yang diambilnya dan tercantum dalam KRS dan atau KPRS. Mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dengan persyaratan sebagai berikut :

  • Terdaftar sebagai mahasiswa,
  • Telah mengisi dan menyerahkan KRS atau KPRS untuk semes­ter yang akan  ditempuh,
  • Memiliki kartu kuliah untuk tiap mata kuliah yang akan diikuti.

4.1.  Kuliah :

Setiap tenaga pengajar diharuskan memberikan kuliah sesuai dengan silabus yang dijabarkan dalam Satuan Acara Perkuliahan (SAP) dan diinformasikan kepada mahasiswa dalam bentuk Garis Besar Bahan Perkuliahan (GBBP). Kegiatan perkuliahan dapat dilakukan dalam bentuk ceramah, responsi, seminar, diskusi atau gabungan dari beberapa kegiatan tersebut.

Perkuliahan dibagi dalam dua semester, yaitu semester  ganjil dan semester genap, ditambah dengan kuliah alih semester. Semester ganjil mulai dari bulan awal September sampai Januari, dan semester genap mulai dari bulan Februari sampai Juni, sedangkan alih semester (semester khusus) mulai bulan Juli sampai dengan Agustus (2 bulan). Jumlah kegiatan perkuliahan satu semester berkisar antara 16‑18 minggu dengan rincian sebagai berikut:

  • Masa pengenalan studi/bimbingan studi dua hari,
  • Masa kuliah 16-18 minggu,
  • Masa evaluasi tengah semester satu minggu, dan
  • Masa evaluasi akhir semester dua minggu.

Apabila kuliah belum mencapai 80 persen dari jumlah kegiatan tatap muka yang ditentukan (minimal 12 kali pertemuan), maka dosen pengasuh diharuskan melengkapi perku­liahan sebelum dimulai ujian akhir semester.  Mahasiswa yang kehadirannya kurang dari 85 persen dari jumlah tatap muka yang telah dilakukan, tidak diperbolehkan mengikuti ujian akhir semester.

Praktikum dapat dilakukan dalam bentuk praktikum di laborato­ri­um, di lapangan dan dalam bentuk kunjungan  lapangan (Field Trip). Angka satu kredit semester untuk praktikum (di lapangan atau di labo­ra­to­ri­um) berarti kegiatan dilakukan sebanyak dua jam sampai tiga jam per minggu selama satu semester (16 minggu sampai 18 minggu). Praktikum yang dilaksanakan kurang dari 85 persen harus dilengkapi sebelum dimulai ujian akhir semester.

4.2.  Kuliah Kerja Nyata (KKN) :

KKN adalah kegiatan kurikuler yang dilakukan atau dilaksanakan di luar kampus. Pelaksanaannya  diatur oleh Universitas Sriwijaya secara khusus. Bobot KKN adalah 4 sks. Mahasiswa yang boleh mengikuti KKN adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan perkuliahan minimal 118 sks.

Anda pembaca ke :2230